Mendiknas Luncurkan Tiga SEAMEO Centre Baru
Jul 30th, 2009 | By | Category: BERITA
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo meluncurkan tiga SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) Centre yang akan menjadi pusat pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan di Asia Tenggara. Tiga SEAMEO Centre tersebut adalah untuk pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam di Bandung, Matematika di Yogyakarta, dan Bahasa di Jakarta.
Acara peluncuran SEAMEO Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel (QITEP) in Science, Mathematics, and Language itu berlangsung di Gedung D Dikti Depdiknas, Jakarta, Senin 13 Juli 2009.
Dalam peresmian itu Mendiknas didampingi antara lain Presiden SEAMEO Council Jurin Laksanawisit dan para pejabat Eselon I dan II di lingkungan Depdiknas serta diikuti melalui teleconference dari 3 SEAMEO Center.
Menurut Mendiknas Bambang Sudibyo, reformasi pendidikan saat ini fokus pada pendidik dan tenaga kependidikan. Guru, menurutnya, merupakan pembimbing siswa baik dalam mempelajari ilmu pengetahuan maupun dalam membentuk jati diri dan karakter bangsa.
“Tiga pusat pendidikan ini akan mengakomodasi semua anggota dari Negara-negara ASEAN dan akan memfasilitasi pertukaran pengalaman sesama guru di kawasan ini,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini ada sebanyak 18 SEAMEO Centre, dan enam di antaranya berada di Indonesia.
Dikemukakan juga, dari sebanyak 12 Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga dan Kependidikan (P4TK) di Indonesia, tiga di antaranya telah ditingkatkan kapasitasnya lembaganya menjadi SEAMEO Centre baru.
“Masih ada sembilan (P4TK), dan semuanya memiliki kualifikasi untuk ditingkatkan menjadi SEAMEO Centre,” katanya.
Menteri menambahkan, bidang ilmu pengetahuan alam, matematika, dan bahasa sangat penting dalam mengembangkan kemampuan logika berpikir manusia.
“Setiap manusia akan berpikir lebih baik jika memiliki kompetensi di bidang ilmu pengetahuan alam, matematika dan bahasa,” katanya.
Ia berkeyakinan, SEAMEO Centre di Indonesia yang baru ini tidak akan kalah mutunya dengan pusat-pusat pengembangan bahasa di Singapura dan pusat pengembangan matematika dai ilmu pengetahuan alam yang ada di Malaysia.
“Saya berharap mutu guru di Indonesia dan di negara-negara ASEAN pada saatnya dapat memenuhi standar mutu yang setara dengan guru di Negara-negara asssociate member, yaitu Australia, Spanyol, Jerman, dan Kanada,” kata Bambang Sudibyo.
Sement ara di tempat yang sama Presiden SEAMEO Council Jurin Laksanawisit mengatakan, guru berperan penting dalam menciptakan tingkat profesionalisme di bidang ilmu pengetahuan alam, matematika dan bahasa.
Guru, katanya, juga memiliki peran penting dalam dalam reformasi kurikulum.
“SEAMEO Centre merupakan fasilitas untuk mencapai standar kompetensi melalui workshop, forum guru, pertukaran guru, dan riset,” kata Jurin Laksanawisit. (Sumber Depdiknas)

