p4tkmatematika.org

Kemdikbud

Catatan RECSAM Malaysia Day 2

Oleh: Anang Susanto dari SDN Jaten, Ngemplak, Sleman

Setelah menempuh perjalanan hampir setengah hari penuh dengan rute Jakarta- Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur- Penang akhirnya Alhamdulillah kami sampai di Penang dengan selamat sekitar pukul 4 sore waktu setempat. Di Bandara kami dijemput oleh program officer Michael Lo. Michael adalah orang yang sangat ramah dan helpful. kami dijemput dengan menggunakan bus sehingga peserta dapat dijemput sekali angkut. Michael tidak segan untuk mengangkat dan memindahkan koper para peserta ke dalam bus yang memang sebagian besar sudah menunjukkan raut-raut muka kelelahan. Perjalan dari Bandara Penang ke kantor RECSAM tidak terlalu jauh, sekitar 20 menit. Ditengah-tengah perjalanan Michael memberikan briefing singkat tentang RECSAM dan Penang. Diselingi dengan beberapa joke yang membuat kami lumayan terhibur

 

Description: https://4.bp.blogspot.com/-LQgns5GXy48/XIZeSaEtPdI/AAAAAAAAAbI/oeVzr8fcIDwRTfthSHYYJY59501tyEhdQCLcBGAs/s640/IMG_20190310_113947.jpg

 

Wajah-wajah penuh harap menunggu boarding pass saat transit di Kuala Lumpur

 

Setelah sampai di international house dan melakukan check in saya tidak ragu-ragu lagi untuk mengambil langkah strategis setelah sampai di kamar apalagi kalau bukan tidur. hehehe. dan esok paginya And the day that we wait finally reveals. Hari Pertama kami mengawali dengan opening ceremony.Kegiatan diawali dengan foto individual sebelum acara dimulai. Kami diberikan administrasi berupa brosur yang berisi gambaran tentang recsam secara umum dan kegiatan-kegiatannya. Setelah itu acara pebukaan dimulai pada pukul 08.30. Acara dimulai dengan speech yang dibawakan oleh Mr. Taufek Muhammad as acting director of SEAMEO RECSAM. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi video dengan tema “RECSAM Forges Ahead”

 

 

Description: https://4.bp.blogspot.com/-zXNSsyR6MSg/XIZfTleArFI/AAAAAAAAAcc/UmIsvy4SJ1EE4WJmAjG3RrT9UaWtV9FJACEwYBhgL/s640/IMG-20190311-WA0119.jpg

 

Delivering speech oleh perwakilan PPPPTK Yogyakarta Anna Tri Lestari, S.IP, M.PA

 

Setelah acara welcoming speeh, acara diisi dengan perkenalan dengan staff akademik dari RECSAM dan perkenalan dari setiap peserta course. Setelah cara perkenalan selesai dilanjutkan dengan sesi foto bersama bersama para staff RECSAM. Setelah acara foto kami dipersilahkan untuk menikmati refreshment. Dalam refreshment kebetulan saya satu meja dengan beberapa staff RECSAM yang cukup senior dan berbincang banyak dan saling bertukar informasi seputar budaya di Malaysia dan kegiatan-kegiatan RECSAM

 

 

Setelah acara refreshment, program officer RECSAM Ms. Bhavani menyampaikan briefing singkat tentang kegiatan-kegiatan yang akan kami jalani termasuk akomodasi makan malam yang diberikan dalam bentuk uang dan menyerahkan kepada para peserta untuk eksplore makanan sendiri. Ms. Bhavani juga memberikan kontaknya dan mempersilahkan kepada para peserta untuk kontak beliau apabila membutuhkan bantuan.

 

Description: https://3.bp.blogspot.com/-t-z3ol-fnrw/XIZfSKm_t4I/AAAAAAAAAcY/BK8gj43YVFsw6HhCFQKgrFxujJl-9oS1gCEwYBhgL/s640/IMG-20190311-WA0079.jpg

Sesi foto bersama di depan kantor RECSAM bersama RECSAM specialist, staffs and participants

 

Setelah acara briefing selesai. Kami dibawa berkeliling oleh Ms. Bhavani agar lebih mengenal gedung RECSAM. Kami dibawa berkeliling ke tempat staff RECSAM dan para specialist, laboratorium matematika, laboratorium sains, dan perpustakaan. Di perpustakaan kami disambut oleh para staff yang memberikan presentasi tentang sejarah RECSAM secara singkat, menjelaskan aturan-aturan dalam perpustakaan, cara meminjam buku, buku-buku apa saja yang tersedia, dan lain-lain

Description: https://2.bp.blogspot.com/-bAayesYY_54/XIZfX9nY7lI/AAAAAAAAAck/iinIz9b71q0QJGQLRMqNEjX719vRvsCPgCEwYBhgL/s640/IMG_20190311_104946.jpg

 

Salah satu ruangan perpustakaan RECSAM

 

Setelah menikmati refreshment kami melanjutkan sesi selanjutnya yang dipandu oleh The Kim Hong dan Gan Teck Hock. Dari perkenalan mereka, saya bisa melihat mereka merupakan training officer yang berpengalaman. The Kim Hong mengawali sesi dngan memberi short course briefing. Kami diberi gambaran singkat namun cukup jelas berkaitan dengan kegiatan-kegiatan di kelas, di luar kelas school tryout, membuat lesson plan sampai dengan trip ke kuala lumpur, George town. Secara singkat materi materi yang akan disampaikan dalam course ini adalah :

1.       Rasional mengapa STEM dipilih sebagai tema dalam peningkatan kompentensi guru matematika dan sains

2.      Isu isu dalam matematika terkini, kerampilan pembelajaran abad 21, dan invasion of big data in the classroom

3.     Matematika dalam STEM education. Dalam sesi ini akan dijelaskan bagaimana mengintregasikan sains, engineering, teknologi dalam sebuah pembelajaran matematika.

4.     Berbagai strategi dan pendekatan dalam pembelajaran matematika STEM antara lain, inquiry based teaching, problem based learning, project based learning, heuristic in problem solving, engineering design process and related mathematics activities, pembelajaran matematika melalui model problem solving

5.      Aplikasi digital untuk meningkatkan keterampilan guru abad 21 dengan menggunakan sumber-sumber web dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran matematika

6.      Instrument and techniques of assessment for learning. Dijelaskan didalamnya cara membuat performance assessment dan menggunakan rubrics

7.      Effective questioning techniques , cara menggali dan membuat pertanyaan yang baik dan benar dalam pembelajaran

8.      Theory into practice : design and development of instructional materials and lesson plans. Dalam kegiatan ini akan diisi dengan essential elements of lesson plan, intregating STEM in mathematics lesson, lesson plan design, lesson plan format, peer tryout and school tryout, reflection, debriefing and discussion, and finalization of lesson plan. Dalam sesi ini para peserta akan diarahkan untuk mendesign lesson plan (rencana pembelajaran) berbasis STEM, melakukan peer tryout (gladi bersih sebelum praktik pembelajaran di sekolah, school tryout (praktik pembelajaran di sekolah-sekolah Malaysia) dan melakukan refleksi setelah agenda berakhir

9.       The supplementary areas and enrichment yang berisi kunjungan kunjungan edukasi ke berbagai tempat di Penang dan Kuala Lumpur seperti George Town dan Putrajaya

 Setelah acara briefing course selesai, kami melakukan pre evalution atau lebih sering kita kenal dengan pre test. Format pre test yang kami kerjakan khususnya bagi saya sendiri agak sedikit berbeda dengan pre test-pre test yang sudah saya kerjakan sebelumnya. Pre test yang saya kenal sebelumnya berisi pertanyaan-pertanyaan yang umunnya berbentuk pilihan ganda maupun uraian berkaitan tentang materi course yang akan dilaksanakan. Namun, pre evalution yang saya kerjakan berisi tentang check list kemampuan kami khususnya dalam isu STEM, matematika, sains dan berbagai macam pendekatan model pembelajaran dengan skala 1 sampai 5.

 Setelah pre evalution dan beristirahat makan siang sesi selanjutnya adalah current practices and issues of mathematics teaching and learning. Sesi ini berisi diskusi dan presentasi terhadap isu-isu pembelajaran matematika di Indonesia dan apa sedang  dan sudah berkembang di dunia. Sesi ini dibawakan oleh Gan Tech Hock yang biasa dipanggil Gan. Sesi diawali dengan ice breaking tentang bagaimana melatiha kita untuk berpikir kritis. Selanjutnya para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang mana kelompok terdiri dari 4 orang. Kita diarahkan untuk berdiskusi dengan 3 kata kunci WHAT, HOW dan WHY. What menjelaskan apa saja materi yang sudah pernah diajarkan. HOW adalah bagaimana pembelajaran berjalan berlangsung. WHY berisi alasan-alasan menjawab berbagai fenomena yang terjadi di How. Hasil diskusi tersebut harus dibuat dalam bentuk poster yang ditempelkan di ruang kelas. Setelah poster-poster selesai, kami melakukan poster visit,  para peserta mengomentari poster dan memberikan tanggapan terhadap poster kelompok lain dalam kertas kecil yang ditempelkan. Saya melihat kebanyakan para peserta menuliskan pengalaman pembelajaran yang berpusat pada guru atau teacher centered. Hal ini terjadi bukan karena ketidaktahuan guru terhadap berbagai model pembelajaran. Akan tetapi pembelajaran yang berbasis target nilai seringkali mengabaikan proses-proses pembelajaran yang variatif dan menyenangkan dan lebih banyak didominasi oleh direct teaching, formula dan driiling and practices. Mengelaborasi point ini, Mr. Gun menyampaikan bahwa sebenarnya pembelajaran yang variatif juga akan menghasilkan hasil baik juga. Beliau juga menyampaikan hal ini juga terjadi di Malaysia yang tercermin pada hasil tes TIM mereka.

 

 

Description: https://3.bp.blogspot.com/-y_QJp3BVT58/XIZfYTV397I/AAAAAAAAAcg/hguDu5VRZa8lQe8oYYWELyuNExfI_2v-QCEwYBhgL/s640/IMG_20190311_105556.jpg

Kelompok diskusi di hari pertama

 

Description: https://4.bp.blogspot.com/-g82ovq1kb70/XIZllk1eHVI/AAAAAAAAAc8/iu7UZaHru7ItSKXIyKHxfXybSxZW81LeACEwYBhgL/s640/IMG-20190311-WA0093.jpg

 

presentasi kelompok kami tentang ide-ide apa saja yang sudah pernah dilakukan dalam pembelajaran matematika. presentasi kelompok kami adalah tentang realistik matematik yang kuncinya adalah konteks dalam kehidupan sehari-hari. misalnya kita memberi anak sejumlah uang dan anak berdiskusi tentang barang apa saja yang dapat dibeli

 

Description: https://3.bp.blogspot.com/-Fxu950iKclI/XIZlmD_Z4_I/AAAAAAAAAdU/3nwD-6wl3-E5Bumc5pEqs4NRS6FVqbblwCEwYBhgL/s640/IMG-20190311-WA0106.jpg

 

Suasana diskusi WHAT, HOW and WHY

 

 

Description: https://4.bp.blogspot.com/-ImKiiVZBtLQ/XIZllmQnnXI/AAAAAAAAAdQ/xjJkISlPP-cW0Vsm3EQ8caNbDldTZDQJACEwYBhgL/s640/IMG-20190311-WA0096.jpg

 

Suasana FGD,\

 

Selanjutnya Mr. Gun menyampakan point-point tentang isu isu terkini pembelajaran dan pengajaran matematika terkini antara lain :

1.      What. Beyond mathematic knowledge. Math content : fact, skill, procedures, concepts

2.      Math process artinya  keterampilan apasaja yang harus dikembangkan oleh seorang guru matematika diantara problem solving, reasoning and proof, connection, communication, and representasions

3.      21st century skill : critical thinking, creative thingking, communication, collaboration

4.      HOW: teacher’s tool they are tell, explain, model, scaffold and let go. Mr. Gun menyampaikan elaborasi menarik dalam poin tell and explain. Kalau guru hanya mempunyai keterampilan menyampaikan dan menjelaskan maka suatu saat guru bisa saja guru digantikan oleh mesin. Point scaffold juga mengingatkan saya tentang point ZPD (zone proximal development) atau yang lebih familiar kita kenal sebagai zona abu-abu dalam belajar. Dalam proses belajar setiap individu pasti mempunyai kondisi awal dan kondisi yang ingin dicapai. Diantara kondisi tersebut terdapat zona abu-abu yang dapat diisi dengan bantuan, penyediaan media yang baik atau menyediakan mentor sehingga anak bisa mencapai target belajar yang diinginkan.

5.      STEM integrated approach diantara inquiry based teaching, maths through problem solving, problem based learing, project based learning, ICT based learning

 

Diakhir sesi Mr. Gun mengajukan dua pertanyaan penting, pertama : current practices : where are you? Dan  current trend : where you may want to be ?  and what need to be done?. Kami para peserta sadar atau tidak melakukan refleksi terhadap apa yang sudah dilakukan selama pembelajaran dan memperoleh perbandingan tentang isu isu terkini dalam pembelajaran matematika. Tentu saja ada gap atau jarak terhadap dua pertanyaan tersebut yang membuat kita melakukan evaluasi terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pembelajaran.

 

to be continued…..

 

 

Tagged

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Plugin created by Jake Ruston - Sponsored by Cashmere Blanket.

Arsip
Statistik