<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>p4tkmatematika.org &#187; Umum</title>
	<atom:link href="http://p4tkmatematika.org/category/artikel/umum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://p4tkmatematika.org</link>
	<description>Website PPPPTK Matematika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2012 05:06:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Aplikasi Kinerja Guru</title>
		<link>http://p4tkmatematika.org/2011/12/aplikasi-kinerja-guru/</link>
		<comments>http://p4tkmatematika.org/2011/12/aplikasi-kinerja-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 03:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tkmatematika.org/?p=2317</guid>
		<description><![CDATA[Fungsi dan tugas yang melekat pada jabatan fungsional guru dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, maka diperlukan Penilaian Kinerja Guru (PK GURU) yang menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan. Pelaksanaan PK GURU dimaksudkan bukan untuk menyulitkan guru, tetapi sebaliknya PK GURU dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fungsi dan tugas yang melekat pada jabatan fungsional guru dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, maka diperlukan Penilaian Kinerja Guru (PK GURU) yang menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan.</p>
<p>Pelaksanaan PK GURU dimaksudkan bukan untuk menyulitkan guru, tetapi sebaliknya PK GURU dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang bermutu.</p>
<p>Hasil PK GURU dapat dimanfaatkan untuk menyusun profil kinerja guru sebagai input dalam penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dan dasar penetapan perolehan angka kredit guru dalam rangka pengembangan karir guru sesuai Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.</p>
<p>Bagi Bapak/Ibu Guru yang ingin mentehui lebih jauh lagi mengenai PK Guru ini dapat membaca di aplikasi Kinerja Guru <a href="http://www.ekinerjaguru.org/index.php?class=&amp;file_id=1">http://www.ekinerjaguru.org .</a> Terdapat artikel-artikel yang berkaitan dengan PK Guru dan PKB, materi download, dan lain-lainnya sebagai sosialisasi awal bagi Bapak/Ibu Guru semua sebelum PK Guru ini dilaksanakan.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.ekinerjaguru.org/index.php?class=&amp;file_id=1">http://www.ekinerjaguru.org</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tkmatematika.org/2011/12/aplikasi-kinerja-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Sehat di Saat Diklat</title>
		<link>http://p4tkmatematika.org/2011/10/cara-sehat-di-saat-diklat/</link>
		<comments>http://p4tkmatematika.org/2011/10/cara-sehat-di-saat-diklat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 05:33:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tkmatematika.org/?p=2095</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini terinspirasi dari seorang tetangga yang harus ke rumah sakit ketika pulang dari diklat karena sakit. Saat mengikuti kegiatan diklat, workshop, pelatihan, seminar, atau lainnya yang mengharuskan kita tinggal di asrama/hotel untuk beberapa waktu memang memberikan pengalaman tersendiri bagi kita. Namun, rutinitas yang sementara tadi hendaknya kita imbangi dengan beberapa kegiatan, sehingga kita pun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini terinspirasi dari seorang tetangga yang harus ke rumah sakit ketika pulang dari diklat karena sakit. Saat mengikuti kegiatan diklat, workshop, pelatihan, seminar, atau lainnya yang mengharuskan kita tinggal di asrama/hotel untuk beberapa waktu memang memberikan pengalaman tersendiri bagi kita. Namun, rutinitas yang sementara tadi hendaknya kita imbangi dengan beberapa kegiatan, sehingga kita pun tetap merasa <em>fresh</em> saat mengikuti kegiatan.</p>
<p>Kegiatan yang mayoritas duduk terlalu lama di ruangan yang full AC, kamar tempat istirahat yang juga didisain untuk selalu tetap menggunakan AC (sehingga tidak ada kesempatan untuk menikmati segarnya udara melalui jendela), dan juga menu makanan hotel yang kadang tidak cocok dengan yang biasanya kita makan, harus kita sikapi dengan bijak. Beberapa tips berikut ini adalah pengalaman pribadi penulis untuk menghindari kebosanan selama mengikuti kegiatan.</p>
<p>a.       Kegiatan di ruangan yang full AC</p>
<p>Bagi Anda yang memang tidak ada masalah dengan dinginnya AC, maka kegiatan di ruangan yang full AC bukan masalah. Namun, jika Anda seperti saya yang “kurang sehat” jika di ruangan ber AC, jangan lupa untuk menyiapkan jaket dan dipakai selama mengikuti kegiatan, atau jika memungkinkan, diskusikan dengan teman-teman masalah pengaturan suhu. Namun, kadang ada ruangan yang pengaturan AC-nya terpusat, mintalah bantuan kepada petugas ruangan untuk mengatur suhunya. Saya pernah berada di ruangan, yang amat sangat dingin sekali, setelah saya cek, ternyata suhu ruangan tersebut 5<sup>o</sup>C. Jangankan 5<sup>o</sup>C, 18<sup>o</sup>C saja bagi saya kadang masih terlalu dingin.</p>
<p>b.       Kamar tempat istirahat yang selalu tertutup.</p>
<p>Meskipun tempat istirahat saat diklat hanya kita gunakan untuk “sementara” saja, namun yang sementara tadi harus kita maksimalkan, sehingga kita bisa istirahat dengan optimal. Bagi yang terbiasa tidur menggunakan AC tidak ada masalah, namun jika yang memiliki kebiasaan di lingkungan udara segar, mungkin tips berikut bisa dicoba. Sebelum memakai ruang istirahat (kamar), nyalakan dulu AC nya, sehingga ketika akan kita gunakan, kamar sudah dalam suhu dingin dan pada saat kita di kamar sudah tidak memerlukan AC lagi. Saat bangun tidur pagi hari, manfaatkanlah waktu yang ada untuk berolahraga ringan. Misal, Anda bisa jalan-jalan atau jogging di sekitar tempat kegiatan. Atau bisa juga keliling kompleks sekitar, selain sehat juga akan tambah pengalaman tentang kondisi sekitar.</p>
<p>Atau, manfaatkan fasilitas fitnes yang biasanya juga disediakan (untuk kegiatan yang dilaksanakan di hotel), dan bagi yang biasa renang, mungkin memanfaatkan fasilitas kolam renang yang ada. Atau jika memang benar-benar malas, lakukanlah peregangan di kamar saja. Hal ini bisa membantu melemaskan otot-otot yang kaku.</p>
<p>Jika kegiatan diklat dilaksanakan di instansi yang pada saat itu sedang ada senam, jangan sungkan-sungkan untuk ikut bergabung ikut senam. Jarangkan di antara kita yang mau gabung?</p>
<p>c.       Menu makanan monoton</p>
<p>Menu makanan di tempat diklat mungkin kurang cocok dengan menu yang kita makan sehari-hari atau juga menunya tidak bervariasi alias yang itu-itu saja. Cobalah sekali-kali untuk mencari makanan di luar, mungkin bisa malam hari setelah selesai kegiatan atau pagi hari setalah jalan-jalan mencoba mencari sarapan di luar. Intinya, jangan biarkan perut kita kosong karena menu makanan tidak sesuai dengan selera kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nah, selamat mencoba beberapa tips di atas. Badan sehat, diklatpun lancar.</p>
<p>Oleh: Estina Ekawati, S.Si, M.Pd.Si (Staff Unit MTI PPPPTK Matematika)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tkmatematika.org/2011/10/cara-sehat-di-saat-diklat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Agar Pengelolaan Gambar Video Lebih Mudah</title>
		<link>http://p4tkmatematika.org/2011/10/tips-agar-pengelolaan-gambar-video-lebih-mudah-oleh-wasidi-unit-mav/</link>
		<comments>http://p4tkmatematika.org/2011/10/tips-agar-pengelolaan-gambar-video-lebih-mudah-oleh-wasidi-unit-mav/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 13:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tkmatematika.org/?p=1953</guid>
		<description><![CDATA[Kemajuan teknologi sekarang ini memudahkan manusia untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari dengan cepat dan hasil yang cukup memuaskan.  Disamping kemudahan untuk mendapatkan peralatan dengan fitur yang menggunung dan dapat dibeli dengan harga murah, memacu manusia untuk melakukan penyaluran  hobi dan bisnis dengan mudah. Untuk mengambil dan mengabadikan momen yang sangat berharga mudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemajuan teknologi sekarang ini memudahkan manusia untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari dengan cepat dan hasil yang cukup memuaskan.  Disamping kemudahan untuk mendapatkan peralatan dengan fitur yang menggunung dan dapat dibeli dengan harga murah, memacu manusia untuk melakukan penyaluran  hobi dan bisnis dengan mudah.</p>
<p>Untuk mengambil dan mengabadikan momen yang sangat berharga mudah sekali hanya dengan menggunakan perangkat handphone yang didukung dengan fasilitas kamera, baik untuk pengambilan photo maupun video. Dan hasilnya dapat segera dipresentasikan kepada publik secepatnya.</p>
<p>Namun untuk hasil yang terbaik tidak cukup hanya dengan mengandalkan peralatan yang canggih dan mahal saja. Walaupun gambar yang dapat direkam hasilnya bagus tetapi jika tidak didukung oleh  pengetahuan dasar yang memadai maka yang terjadi hanyalah kumpulan gambar yang tidak memiliki sebuah cerita yang disajikan dengan sempurna dan kurang memiliki daya atau kemampuan untuk lebih mengesan kepada pembaca (yang melihat) media tersebut, sehingga gambar yang disajikan tidak hidup dan menarik.</p>
<p>Bagaimana agar video yang kita sajikan dapat lebih enak dilihat dan dapat menyampaikan pesan yang akan kita sampaikan kepada publik tersampaikan?</p>
<p><em>Jika Video hasil rekaman ingin langsung dipublikasikan</em></p>
<p>Untuk hasil yang terbaik yang perlu diperhatikan mengingat gambar tidak akan dilakukan proses penyuntingan adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Pilih ekstensi file hasil rekaman      yang terbaik. Dengan memilih mode pengambilan gambar pada format terbaiknya maka hasil gambar rekaman juga akan bagus. Format gambar yang disediakan banyak misalnya: MOV,VOB,FLV,3GP, MPEG, 3GPP, MP4, AVI, dan lain-lain. Beberapa file memang memiliki jumlah byte yang kecil, namun untuk gambar yang bagus pastilah memiliki kapasitas yang besar. Jika memungkinkan peralatan kita pilih saja yang ber-ekstensi AVI.</li>
<li>Hindari pengambilan gambar yang dibelakang obyek terdapat intensitas cahaya berlebihan dibandingkan dengan obyek yang akan kita ambil (backlight). Usahakan saat mengambil gambar cahaya yang datang berada dibelakang kita menuju ke obyek sehingga obyek lebih terang.</li>
<li>Hindari saat mengambil gambar      posisi tubuh kita tidak dalam posisi stabil, hal ini akan menghasilkan      gambar yang tidak stabil juga. Beberapa diantara kita mengambil gambar pada saat      tubuh belum benar-benar stabil. Ini disebabkan karena kuda-kuda pada kaki      kita salah posisi, atau tangan kita juga tidak dalam keadaan yang stabil.      Posisi yang disarankan adalah renggangkan kedua kaki secukupnya sehingga      titik berat tubuh kita berada diantara kedua kaki. Posisi ini sangat      stabil. Selanjutnya tangan yang memegang kamera usahakan  merapat pada sisi tubuh, ketiak rapat.      Dengan merapatkan lengan pada sisi tubuh ini maka guncangan akan      diminimalisasi.</li>
<li>Atur pernafasan sebelum mengambil      gambar, jika dalam keadaan ngos-ngosan usahakan lakukan penenangan      terlebih dahulu .</li>
<li>Atur fokus kamera. Mengingat kabanyakan kamera/handphone memiliki kemampuan autofocus maka harus dipertimbangkan kecepatan peralatan menyesuaikan fokusnya. Jangan terburu merekam gambar sebelum kamera benar-benar fokus pada obyek yang kita ambil.</li>
<li>Kepadatan gambar. Gambar yang kita rekam sebaiknya adalah gambar yang memiliki komposisi yang proporsional. Jika gambar yang direkam tidak akan dilakukan penyuntingan, maka pastikan dahulu komposisi frame sesuai yang telah dimaksudkan. Misalnya close-up, long-shot, medium-shot, dll.</li>
<li>Teknik pengambilan gambar. Disarankan agar gambar yang diambil lebih mengacu pada jenis stil-image-shot atau cut to cut. Yaitu pengambilan gambar pada obyek dengan kamera yang diam namun obyek tetap dijaga masih dalam ruang gambar pada kamera kita. Dengan demikian gambar tersebut tidak akan terjadi distorsi. Hal ini disarankan karena kemampuan merekam gambar pada kamera terbatas pada speed-nya. Namun jika terpaksa mengambil gambar saat obyek itu berjalan kita perlu memperhatikan kemampuan kamera kita merekam gambar berjalan.</li>
<li>Perbanyak variasi angel  (sudut pengambilan) gambar agar tidak      monoton.</li>
</ol>
<p>Semoga sedikit sumbangan ini bermanfaat, silahkan tunggu tips-tips selanjutnya. Selamat mencoba!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tkmatematika.org/2011/10/tips-agar-pengelolaan-gambar-video-lebih-mudah-oleh-wasidi-unit-mav/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Memunculkan Rasa Suka, Keinginan, dan Minat Membaca Buku</title>
		<link>http://p4tkmatematika.org/2011/10/cara-memunculkan-rasa-suka-keinginan-dan-minat-membaca-buku/</link>
		<comments>http://p4tkmatematika.org/2011/10/cara-memunculkan-rasa-suka-keinginan-dan-minat-membaca-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 09:02:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tkmatematika.org/?p=1874</guid>
		<description><![CDATA[Belajar tidak ada hentinya. Berarti selamanya berhadapan dengan buku. Masalahnya tidak semua orang hobi membaca, lalu bagaimana cara menimbulkan minat baca? Buku adalah jendela ilmu pengetahuan, dimana dengan membaca buku kita bisa mendapatkan tambahan wawasan ilmu yang berguna bagi kita baik saat ini maupun di masa depan. Dibutuhkan minat, kemampuan membaca dan wawasan yang cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajar tidak ada hentinya. Berarti selamanya berhadapan dengan buku. Masalahnya tidak semua orang hobi membaca, lalu bagaimana cara menimbulkan minat baca?</p>
<p>Buku adalah jendela ilmu pengetahuan, dimana dengan membaca buku kita bisa mendapatkan tambahan wawasan ilmu yang berguna bagi kita baik saat ini maupun di masa depan. Dibutuhkan minat, kemampuan membaca dan wawasan yang cukup untuk bisa memahami isi dari buku yang dibaca. Tidak semua buku baik untuk kita, karena ada banyak buku yang bisa menjerumuskan kita pada hal-hal yang negatif.</p>
<p>Terkadang seseorang yang sebenarnya ingin tahu banyak hal namun tidak mau membaca buku karena malas membaca. Sebenarnya untuk mendapatkan ilmu dan wawasan tidak hanya didapat dari buku saja, karena banyak sumber lain yang dapat menjadi pengganti buku seperti koran, majalah, percakapan, televisi, radio, film, seminar, pelatihan, dan lain-lain.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat diterapkan untuk meningkatkan minat dan keinginan untuk membaca banyak buku, yaitu sebagai berikut ini :</p>
<p>1. Buka Buku Berdasarkan Minat atau Hobi</p>
<p>Jika Anda suka dengan dunia komputer, coba datang ke toko buku atau perpustakaan dan cari buku-buku tentang dunia komputer. Dari sana mungkin Anda bisa mulai menyukai mencari-cari tahu sesuatu yang Anda belum tahu atau yang selama ini Anda pertanyakan.</p>
<p>2. Jawab Pertanyaan Anda Dengan Buku</p>
<p>Apakah Anda punya suatu pertanyaan yang ingin segera terjawab? Cobalah datang ke toko buku atau perpustakaan yang lengkap untuk mulai mencari tahu jawaban atas pertanyaan Anda. Misalnya Anda penasaran kenapa pohon mangga di pekarangan rumah Anda tidak kunjung berbuah. Cobalah cari buku-buku tentang tumbuhan mangga dan membacanya pelan-pelan untuk mendapatkan jawabannya.</p>
<p>3. Iseng-Iseng Jalan-Jalan Ke Toko Buku Besar</p>
<p>Kalau Anda punya waktu luang, cobalah datang ke toko buku besar dan iseng berkeliling sambil melihat-lihat buku yang dijual di sana. Mungkin nantinya ada beberapa judul buku yang menarik perhatian Anda untuk menjamah, membuka dan kemudian membacanya dengan penuh ketertarikan.</p>
<p>4. Berteman dengan Orang Yang Suka Membaca Buku (Kutu Buku)</p>
<p>Ada pepatah mengatakan bahwa berteman dengan tukang minyak wangi akan membuat kita jadi wangi karena kecipratan parfum minyak wangi. Mungkin kalau Anda berteman baik atau mungkin juga pacaran dengan kutu buku yang hobi baca banyak buku mungkin dia akan merekomendasikan Anda suatu buku yang kira-kira kita akan suka membacanya.</p>
<p>5. Mulailah Dari Apa Yang Anda Sukai</p>
<p>Kalau Anda benci membaca, mungkin Anda suka nonton tv atau nonton film. Cobalah Anda cari video-video pendidikan dengan topik yang membuat Anda tertarik untuk melihatnya. Nantinya dengan begitu diharapkan Anda akan mencoba lihat-lihat buku ketika ada film yang menimbulkan pertanyaan atau ingin tahu lebih lanjut mengenai sesuatu yang belum banyak versi videonya.</p>
<p>6. Sediakan Waktu</p>
<p>Sediakan waktu minimal 15 menit setiap hari untuk membaca, abaikan dahulu untuk mengerti apa yang dibaca, biasakan dahulu diri kita untuk membaca. Nantinya dengan terbiasa membaca setiap hari akan menimbulkan kebiasaan untuk selalu ingin membaca</p>
<p>Semoga Anda bisa menjadi orang yang senang membaca buku untuk menambah ilmu pengetahuan dan sekaligus untuk hiburan Anda. Selamat mencoba dan terima kasih.</p>
<p>Sumber tulisan: <a href="http://organisasi.org/tips-cara-memunculkan-rasa-suka-keinginan-minat-membaca-buku">http://organisasi.org/tips-cara-memunculkan-rasa-suka-keinginan-minat-membaca-buku</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tkmatematika.org/2011/10/cara-memunculkan-rasa-suka-keinginan-dan-minat-membaca-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Buletin Ringan Edisi 7</title>
		<link>http://p4tkmatematika.org/2009/03/download-buletin-ringan-edisi-7/</link>
		<comments>http://p4tkmatematika.org/2009/03/download-buletin-ringan-edisi-7/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 07:49:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Buletin Ringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://website.p4tkmatematika.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Memuat beberapa artikel diantaranya: Cara Kalkulator Menghitung Sinus Membuat Pelajaran Matematika Menarik Bilangan Hampir Bulat Download Ringan-Edisi-7 Ringan adalah buletin yang diterbitkan Unit Riset dan Pengembangan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memuat beberapa artikel diantaranya:</p>
<ul>
<li>Cara Kalkulator Menghitung Sinus</li>
<li>Membuat Pelajaran Matematika Menarik</li>
<li>Bilangan Hampir Bulat</li>
</ul>
<p>Download <a href="http://website.p4tkmatematika.com/wp-content/uploads/2009/03/ringan-edisi-7.pdf">Ringan-Edisi-7</a></p>
<p>Ringan adalah buletin yang diterbitkan Unit Riset dan Pengembangan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tkmatematika.org/2009/03/download-buletin-ringan-edisi-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!--
<p align="center"><img src="http://4.bp.blogspot.com/-m0UbKxjlFaw/TmbRzgxtW4I/AAAAAAAAA50/Dx_KPRnT3Ig/s200/p4tk.jpg"></p>
<p align="center"><h1>MOHON MAAF SITUS KAMI DALAM PERBAIKAN TEKNIS. SILAHKAN KEMBALI BEBERAPA SAAT LAGI</h1></p>
<br>Untuk Informasi Status Situs ini Silahkan Akses ke <a href="http://facebook.com/p4tkmatematika">Facebook.com/p4tkmatematika</a>
-->
